Senin, 12 Maret 2012

Pengertian dan Pemahaman tentang Bangsa dan Negara

a. Pengertian Bangsa
Bangsa adalah suatu kelompok manusia yang dianggap memiliki identitas bersama, dan mempunyai kesamaan bahasa, agama, ideologi, budaya, dan atau sejarah. Mereka umumnya dianggap memiliki asal-usul keturunan yang sama.

b. Pengertian Negara
Negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politik, militer, ekonomi, sosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut. Negara juga merupakan suatu wilayah yang memiliki suatu sistem atau aturan yang berlaku bagi semua individu di wilayah tersebut, dan berdiri secara independent.

c. Teori terbentuknya Negara
• Teori Kenyataan
Timbulnya suatu negara merupakan soal kenyataan. Apabila pada suatu ketika unsur-unsur negara (wilayah, rakyat, pemerintah yang berdaulat) terpenuhi, maka pada saat itu pula negara itu menjadi suatu kenyataan.
• Teori Ketuhanan
Timbulnya negara itu adalah atas kehendak Tuhan. Segala sesuatu tidak akan terjadi tanpa kehendak-Nya. Friederich Julius Stahl (1802-1861) menyatakan bahwa negara tumbuh secara berangsur-angsur melalui proses evolusi, mulai dari keluarga, menjadi bangsa dan kemudian menjadi negara. “Negara bukan tumbuh disebabkan berkumpulnya kekuatan dari luar, melainkan karena perkembangan dari dalam. Ia tidak tumbuh disebabkan kehendak manusia, melainkan kehendak Tuhan,” katanya.
• Teori Perjanjian Masyarakat
Teori ini disusun berdasarkan anggapan bahwa sebelum ada negara, manusia hidup sendiri-sendiri dan berpindah-pindah. Pada waktu itu belum ada masyarakat dan peraturan yang mengaturnya sehingga kekacauan mudah terjadi di mana pun dan kapan pun. Tanpa peraturan, kehidupan manusia tidak berbeda dengan cara hidup binatang buas.
• Teori Hukum Alam
Para penganut teori hukum alam menganggap adanya hukum yang berlaku abadi dan universal (tidak berubah, berlaku di setiap waktu dan tempat). Hukum alam bukan buatan negara, melainkan hukum yang berlaku menurut kehendak alam.
• Teori Hukum Murni
Menurut Hans Kelsen, negara adalah suatu kesatuan tata hukum yang bersifat memaksa. Setiap orang harus taat dan tunduk. Kehendak negara adalah kehendak hukum. Negara identik dengan hukum.



d. Unsur Negara
Yang dimaksud dengan unsur unsur negara adalah bagian-bagian yang menjadikan negara itu ada. Pada umumnya, unsur unsur terbentuknya negara harus memenuhi unsur berikut ini :
A. Wilayah
Pasal 25A UUD 1945, negara kesatuan Republik Indonesia adalah sebuah Negara kepulauan yang berciri nusantara dengan wilayah yang batas-batas dan hak-haknya ditetapkan dengan Undang-Undang. Batas-batas wilayah yang ditempati rakyat Indonesia sebagai berikut ini :
• Wilayah Daratan
• Wilayah Lautan
• Wilayah Udara
• Daerah Ekstrateritorial
B. Rakyat
Rakyat merupakan unsur terpenting dari negara. Rakyatlah yang pertama-tama berkepentingan supaya organisasi negara berjalan dengan lancar dan baik serta mampu mewujudkan tujuannya.
Pasal 26 UUD 1945 menyatakan tentang warganegara sebagai berikut ini :
• “yang menjadi warganegara ialah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warganegara”.
• “penduduk ialah warga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia”.
• “Hal-hal mengenai warga negara dan mengenai penduduk diatur dengan undang-undang”.
Peraturan perundang-undangan yang mengatur kewarganegaraan sampai saat ini ialah Undang-Undang Nomor 62 tahun 1958. jo. UU No. 3 tahun 1976.
C. Pemerintah yang Berdaulat
Unsur konstitutif yang ketiga dari negara ialah pemerintah yang berdaulat. Pemerintah adalah pemegang dan penentu kebijakan yang berkaitan dengan pembelaan negara. Pemerintah yang berdaulat mempunyai kekuasaan ke dalam dan ke luar. Kekuasaan ke dalam berarti bahwa kekuasaan pemerintah itu dihormati dan ditaati oleh seluruh rakyat dalam negara itu.
D. Pengakuan Negara Lain
Selain rakyat, wilayah, dan pemerintah yang berdaulat, masih ada satu unsur lagi bagi negara, yaitu pengakuan dari negara-negara lain. Pengakuan dari negara-negara lain bukanlah merupakan unsur pembentuk negara, tetapi sifatnya hanya menerangkan saja tentang adanya negara. Dengan kata lain pengakuan dari negara lain hanya bersifat deklaratif saja.
Pengakuan negara lain ada dua macam, yaitu :
a. Pengakuan de facto
Adalah pengakuan secara kenyataan, berdasar fakta bahwa negara itu ada.
b. Pengakuan de jure
Adalah pengakuan secara resmi sesuai dangan hukum internasional.

e. Bentuk Negara
 Negara Kesatuan (Unitaris)
Negara Kesatuan adalah negara bersusunan tunggal, yakni kekuasaan untuk mengatur seluruh daerahnya ada di tangan pemerintah pusat. Pemerintah pusat memegang kedaulatan sepenuhnya, baik ke dalam maupun ke luar. Hubungan antara pemerintah pusat dengan rakyat dan daerahnya dapat dijalankan secara langsung. Dalam negara kesatuan hanya ada satu konstitusi, satu kepala negara, satu dewan menteri (kabinet), dan satu parlemen.
Negara kesatuan dapat dibedakan menjadi dua macam sistem, yaitu:
1. Sentralisasi, dan
2. Desentralisasi.
 Negara Serikat (Federasi)
Negara Serikat adalah negara bersusunan jamak, terdiri atas beberapa negara bagian yang masing-masing tidak berdaulat. Kendati negara-negara bagian boleh memiliki konstitusi sendiri, kepala negara sendiri, parlemen sendiri, dan kabinet sendiri, yang berdaulat dalam negara serikat adalah gabungan negara-negara bagian yang disebut negara federal.
Ciri-ciri negara serikat/ federal:
1. tiap negara bagian memiliki kepala negara, parlemen, dewan menteri (kabinet) demi kepentingan negara bagian;
2. tiap negara bagian boleh membuat konstitusi sendiri, tetapi tidak boleh bertentangan dengan konstitusi negara serikat;
3. hubungan antara pemerintah federal (pusat) dengan rakyat diatur melalui negara bagian, kecuali dalam hal tertentu yang kewenangannya telah diserahkan secara langsung kepada pemerintah federal.

sumber : http://ruhcitra.wordpress.com/2008/11/09/bentuk-negara-dan-bentuk-kenegaraan/
http://www.scribd.com/asri_ambarwati/d/79000158-Yang-Dimaksud-Dengan-Unsur-Unsur-Negara-Adalah-Bagian
www.wikipedia.org
http://pknkita.blogspot.com/2011/12/teori-terbentuknya-negara-bagian-2.html

Kamis, 12 Januari 2012

PENGEMBANGAN BISNIS DENGAN MENETAPKAN BADAN USAHA

Sehubungan dengan usaha yang saya jalankan, saya akan bekerja sama dengan teman saya ataupun kakak saya untuk menjadi agent pulsa dan gas. Karena saya seorang wirausahawan baru maka saya harus memilih badan usaha secara tepat.
Dalam proses menetapkan badan usaha yang dipilih seorang wirausaha baru harus mempertimbangkan factor-faktor berikut :
a. Resiko Usaha
b. Mudah tiodaknya mendirikan usaha
c. Sukar mudahnya mendapat modal, baik modal sendiri maupun modal asing
d. Sukar mudahnya mendapat bantuan teknik, sesuai dengan perkembangan dunia usaha
e. Akibat yang muncul jika usaha dihentikan
f. Kelangsungan hidup usaha dan kualitas SDM
g. Operasi produksi dan pemasaran
Dan juga saya harus mengikuti lankah-langkah proses penetapan bidang usaha, yaitu:
a. Harus banyak mengetahui bentuk-bentuk badan usaha yang ada berikut kelamahan dan kelebihannya, serta mengetahui syarat-syarat pendiriannya
b. Harus menyeleksi bentuk badan usaha yang cocok dan menguntungkan.
Factor-faktor yang dapat menjadi dasar penetapan bidang usaha :
a. Faktor keuntungan
b. Faktor Fasilitas
c. Factor teknologi
d. Faktor permodalan
e. Factor pemasaran
f. Factor tenaga kerja
g. Factor bahan baku
h. Factor persaingan
i. Factor resiko
j. Factor manajemen
Setelah melihat itu semua saya menetapkan untuk memilih Firma, karena :
FIRMA adalah sebuah persekutuan antara 2 orang atau lebih dengan nama bersama yang bertujuan untuk menjalankan usaha bersama. Tanggung jawab masing-masing anggota badan usaha firma, yang disebut firma adalah tidak terbatas.
Laba yang diperoleh jika anda menggunakan badan usaha firma ini akan dibagi bersama-sama. Begitu pula jika menderita kerugian, semua anggota firma menanggung beban kerugian tersebut.
Seperti halnya badan usaha yang lain, badan usaha firma juga mempunyai kelebihan dan kelemahan.
Kelebihan Badan Usaha Firma
1. Karena jumlah modalnya lebih besar dibandingkan dengan usaha perseorangan, badan usaha firma lebih mudah untuk memperluas usahanya.
2. Kemampuan manajemen badan usaha firma lebih besar karena adanya permbagian kerja di antara para anggota. Semua keputusannya diambil bersama-sama.
3. Badan usaha firma tidak memerlukan akte, jadi pendiriannya relatif lebih mudah.
Kelemahan Badan Usaha Firma
1. Tanggung jawab pemilik tidak terbatas terhadap seluruh utang perusahaan.
2. Apabila salah seorang anggota membatalkan perjanjian untuk menjalankan usaha bersama maka secara otomatis badan usaha firma menjadi bubar sehingga kelangsungan perusahaan tidak menentu.
3. Jika salah satu anggota membuat kerugian, maka kerugian tersebut juga ditanggung oleh anggota yang lain.

Sumber : http://www.dokterbisnis.net/2010/02/17/kelebihan-dan-kelemahan-badan-usaha-firma/

Melihat Lingkungan Bisnis Sekitar

Usaha yang saya jalankan adalah menjual pulsa dan gas 3kg. Awalnya, saya memilih untuk membuka usaha tersebut karena dilingkungan tempat tinggal saya jarang ada yang menjual. Setelah beberapa lama saya menjual pulsa mulailah satu persatu ada yang mengikuti. Kondisi seperti ini sangat wajar terjadi karena orang melihat saya berhasil maka mereka pun ingin mencoba juga.
Pertama kali mereka membuka usaha baru pasti ada promosi atau apapun untuk menarik minat pembeli. Pelanggan saya pun mungkin ada yng tertarik membeli dengan mereka, mungkin karena mereka menjual dengan harga murah. Semua itu adalah hal yang biasa karena jika kita berbisnis kita harus bisa menerima semua resiko.
Melihat keadaan seperti ini saya jadi harus lebih kreatif dan memikirkan bagaimana usaha ini tetap bisa bertahan diantara pesaing-pesaing yang baru bermunculan. Saya bertahan dengan cara saya menjual pulsa tidak hanya dilingkungan rumah saja tetapi saya juga menjualnya kepada teman-teman. Keluarga saya juga membantu saya untuk menjual pulsa saya. Selain itu saya juga menjual pulsa dan gas tersebut dengan harga yang tidak terlalu mahal yang masih bisa terjangkau dengan para konsumen. Pelayanan yang saya berikan juga harus baik agar mereka tetap setia membeli.
Dengan adanya persaingan yang banyak itu akan membuat saya menjadi lebih bersemangat dan termotivasi untuk menjadi lebih baik lagi dan menjadi lebih unggul.

Selasa, 29 November 2011

PENGAMBILAN KEPUTUSAN USAHA

Membuat keputusan ( decision making ) adalah suatu proses memilih alternative tertentu dari beberapa laternatif yang ada. Jika seorang wirausahawan mampu mengambil suatu keputusan dalam batas-batas waktu yang masuk akal, mungkin ia akan mampu mengambil suatu keputusan yang menguntungkan sewaktu muncul peluang-peluang bisnis.
Adapun pedoman untuk membuat keputusan, kuncinya adalah sebagai berikut :
a. Terlebih dahulu, tentukan fakta-fakta dari persoalan yang sudah dikenal.
b. Identifikasi, bidang manakah dari persoalan-persoalan yang tidak berdasarkan fakta-fakta.
c. Keberanian dan antusiasme sangat diperlukan dalam menerapkan sebuah keputusan.
d. Bersedia untuk mengambil tindakan agresif dalam menerapkan sebuah keputusan.
e. Ambillah risiko yang sedang-sedang saja jika terdapat ketidakpastian yang besar.
f. Dalam keadaan tertentu, mungkin lebih baik untuk meneruskan sesuatu yang telah berhasil pada masa lampau.
g. Jauhilah keputusan-keputusan yang akan mengubah secara drastis susunan organisasi yang sekarang.
h. Keputusan perlu diuji cobakan dahulu.
Factor dan pertimbangan dalam membuat keputusan akhir, para wirausahawan didalam mengelola bisnisnya sebagai berikut :
a. Ukuran dan kompleksitas bisnis.
b. Harapan mengenai pertumbuhan dan perkembangan bisnis.
c. Fasilitas jasa yang tersedia didaerah untuk berbagai instalasi system.
d. Kualitas dan kuantitas dari staff yang tersedia untuk berbagai jenis system dan fasilitas latihan yang tersedia.
e. Jumlah transaksi yang harus diproses.
f. Factor-faktor keuangan.
Didalam membuat keputusan perlu memperhatikan factor-faktor yang dapat mepengaruhinya :
a. Factor orang
b. Factor psychologis
c. Factor fisik
d. Factor sasaran
e. Factor waktu
f. Factor pelaksanaan
Pertimbangan-pertimbangan dalam membuat keputusan didasarkan atas beberapa hal sebagai berikut :
a. Keputusan yang akan diambil, harus dipertimbangkan masak-masak secara obyektif. Hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam membuat keputusan antara lain :
- Manfaatnya
- Pelaksanaannya
- Orang-orangnya
b. Tindakan-tindakan, dalam mengambil dan membuat keputusan yang tepat dan akurat, adalah sebagai berikut :
- Menilai data-data
- Memilih data-data
- Konsekuensi pilihan
- Tindakan pelaksanaan
Sumber : Buku Memahami Kewirausahaan SMK Tingkat 1

BERBUAT DAN BEKERJA PRESTATIF

Prestatif adalah seorang wirausaha selalu berambisi ingin maju ( ambition drive ).
Menurut Zimmerer karakteristik wirausaha yang berhasil karena bekerja secara prestatif adalah :
a. Memiliki komitmen tinggi
b. Mau bertanggung jawab
c. Keinginan bertanggung jawab
d. Peluang untuk mencapai obsesi
e. Toleransi untuk mencapai resiko kebimbangan dan ketidakpastian
f. Yakin pada dirinya
g. Kreatif dan fleksibel
h. Ingin memperoleh balikan dengan segera
i. Enerjik
j. Motivasi untuk lebih unggul
k. Berorientasi ke masa depan
l. Mau belajar dari kegagalan
m. Kemampuan memimpin
Jika karakteristik prestatif seorang wirausahawan diterapkan didalam berusaha atau bisnis maka:
a. Ia memiliki tekad kuat berusaha tetapi bukan karena terpaksa,
b. Ia mawas diri dan bertekad bulat untuk berusaha maju, setelah menerima umpan balik,
c. Ia berpikir ada kemungkinan gagal, tetapi ia tidak gentar,
d. Ia ingin maju atau mandiri, walaupun berisiko tinggi,
e. Ia berpikir positif, karena ingin berkreatif.
Beberapa falsafah bekerja prestatif para wirausaha yang perlu dihayati, sebagai berikut :
a. Untuk mencapai tujuan yang diinginkan dalam hidup harus banyak belajar tentang dirinya sendiri.
b. Kegagalan usaha harus diterima sebagai pengalaman.
c. Kekuatan berusaha datangnya dari tindakannya sendiri, bukan dari tindakan orang lain.
d. Resiko kegagalan selalu ada, tapi para wirausahawan harus menerimanya dan bertanggung jawab.
e. Adanya keberhasilan berusaha, setelah mengalami kegagalan.
f. Wirausahawan yang menghindari resiko rendah tidak ada tantangan dan menjauhi resiko tinggi karena ingin berhasil.
g. Harta terbesar untuk mempertahankan kemampuan wirausahawan yaitu adanya sikap positif didalam usaha.
h. Prestasi total sebuah bisnis, ditentukan oleh sikap dan tindakan wirausahawan sendiri.
i. Kejarlah tujuan-tujuan yang berhubungan dengan kemampuan dan ketrampilan yang dimilikinya.
j. Terimalah apa adanya dan kurangilah kelemahan-kelemahannya.
“ Jika kamu secara jujur dan agresif mengejar suatu tujuan berwirausaha maka kamu akan dapat mencapai hasil-hasil yang positif. Jika kamu berorientasi pada tujuan berwirausaha maka akan mendorong munculnya sifat-sifat kamu yang paling baik. Semangat berbuat dan bekerja prestatif merupakan kunci keberhasilan kamu didalam berwirausaha.” ( ATESUNA )
“ Sekali orang tahu apa yang terdapat diantara dirinya dengan tujuannya, biasanya ia dapat menemukan pemecahannya. Hati-hatilah terhadap apa yang anda inginkan karena anda akan memperolehnya.” (RALP WALDO EMERSON)

Kamis, 24 November 2011

KEWIRAUSAHAAN

Pengertian Kewirausahaan
• Kewirausahaan adalah sikap mental dan jiwa yang selalu aktif berusaha meningkatkan hasil kerjanya dalam arti meningkatkan penghasilan.
• Kewirausahaan adalah suatu prinsip seseorang guna mengejar peluang untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui inovasi tanpa memperhatikan sumber daya yang mereka kendalikan.
• Kewirausahaan adalah proses dinamis untuk menciptakan tambahan kemakmuran.
• Kewirausahaan adalah proses menciptakan sesuatu yang lain dengan menggunakan waktu dan kegiatan disertai dengan modal jasa dan resiko, serta menerima balas jasa karyawan dan kebebasan pribadi.
Pengertian Wirausaha
• Wirausaha adalah orang yang berusaha menciptakan usaha baru dengan menanggung segala resiko untuk mendapatkan keuntungan.
• Wirausaha adalah mereka yang berhasil mendapatkan perbaikan pribadi lingkungan, masyarakat, dan bangsanya.
• Wirausaha adalah seorang pakar tentang dirinya sendiri.
• Wirausaha adalah orang yang mendobrak system ekonomi yang ada dengan memperkenalkan barang dan jasa yang baru atau mengelola bahan baru.
• Wirausaha adalah ancaman, perang baru atau juga bisa seorang partner, pemasok, konsumen, atau seorang yang bisa diajak kerja sama ( pandangan menurut businessman ).
• Wirausaha adalah seseorang yang menciptakan kesejahteraan orang lain yang menemukan cara-cara baru untuk menggunakan resources, mengurangi pemborosan dan membuka lapangan kerja yang disenangi oleh masyarakat ( pandangan menurut seorang pemodal ).
Tujuan dari Kewirausahaan
• Meningkatkan jumlah para wirausaha yang berkualitas
• Mewujudkan kemampuan dan kemantapan para wirausaha untuk menghasilkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat
• Membudayakan semangat sikap perilaku dan kemampuan kewirausahaan dikalangan pelajar dan masyarakat yang mampu handal dan unggul
• Menumbuh kembangkan kesadaran dan mencintai kewirausahaan yang tangguh dan kuat terhadap para siswa dan masyarakat.
Manfaat Wirausaha
• Berusaha memberi bantuan kepada orang lain dan pembnagunan sosila sesuai denagn kemampuannya
• Membuka lapangan kerja sehingga mengurangi pengangguran
• Mnejadi contoh sebagai pekerja keras, tekun
• Menjadi contoh bagi anggota masyarakat sebagai pribadi yang unggul yang patut diteladani
• Sebagai generator pembangunan lingkungan, pribadi, distribusi, pemeliharaan lingkungan dan kesejahteraan
• Berusaha mendidik para karyawannya menjadi orang yang mandiri, disiplin, tekun dan jujur
• Berusaha mendidik masyarakat agar hidup secara efisien, ekonomis, tidak berfoya-foya dan tidak boros
Karakteristik Wirausaha yang perlu dimilki dan dikembangkan
• Berwatak luhur
• Kerja keras dan disiplin
• Mandiri dan realistis
• Prestatif dan komitmen tinggi
• Berpikir positif dan bertanggung jawab
• Dapat mengendalikan emosi
• Tidak ingkar janji, menepati janji dan waktu
• Belajar dari pengalaman
• Memperhitungkan resiko
• Merasakan kebutuhan orang lain
• Bekerja sama dengan orang lain
• Menghasilkan sesuatu untuk orang lain
• Memberikan semangat untuk orang lain
• Mencari jalan keluar bagi setiap permasalahan
• Merencanakan semua kegiatan sebelum bertindak
Karakteristik Wirausaha menurut Bygraf yang terkenal dengan istilah 10D
• DREAM : kemampuan seorang wirausaha untuk mencapai impiannya
• DECISIVENESS : seorang wirausaha, orang yang tidak bekerja lambat artinya wirausaha tersebut mengambil keputusan secara cepat dan tepat
• DOERS : seorang wirausaha tidak mau menunda-nunda kesempatan yang baik dalam kegiatan bisnisnya
• DETERMINATIONS : seorang wirausaha dalam melaksanakan kegiatan bisnisnya dengan penuh perhatian
• DEDICATION : seorang wirausaha mempunyai dedikasi yang tinggi
• DEVOTION : seorang wirausaha mencintai pekerjaan bisnisnya dan produk yang dihasilkannya.
• DETAILS : seorang wirausaha sangat memperhatikan factor-faktor kritis secara rinci, dia tidak mau mengabaikan factor-faktor kecil yang dapat menghambat kegiatan usahanya.
• DESTINY : seorang wirausaha bertanggung jawab terhadap nasib dan tujuan yang hendak dicapainya.
• DOLLARS : seorang wirausaha tidak mengutamakan mencapai kekayaan.
• DISTRIBUTE : seorang wirausaha bersedia mendistribusikan kepemilikan bisnisnya kepada orang-orang kepercayaanya itu yaitu orang-orang yang kritis dan mau diajak untuk mencapai sukses dalam bidang bisnis.

Sabtu, 01 Oktober 2011

MENETAPKAN PELUANG USAHA

Peluang usaha yang akan sayajalankan disekitar rumah saya adalah menjual pulsa dan gas 3kg. Saya memilih usaha tersebut karena disekitar rumah saya pasti membutuhkan pulsa dan gas, karena dilingkungan tempat tinggal saya tidak ada yang menjual pulsa dan gas padahal banyak ibu-ibu rumah tangga yang membutuhkan gas untuk mereka memasak. Selama ini mereka yang membutuhkan gas harus pergi ketempat penjualnya yang berada cukup jauh dari tempat tinggal mereka. Dilingkungan tempat tinggal saya juga terdapat banyak orang-orang yang bekerja dan anak-anak remaja yang membutuhkan pulsa. Jadi lebih baik saya menjual pulsa dan gas untuk memudahkan mereka membeli kebutuhan-kebutuhan yang sangat mereka perlukan, daripada mereka harus berjalan jauh untuk membeli kebutuhannya. Selain untuk membantu mereka saya menjual pulsa dan gas juga untuk membantu keluarga saya, agar ibu saya jika sedang kehabisan gas tidak perlu menunggu lama untuk melanjutkan memasaknya, begitu juga dengan kakak-kakak saya jika mereka membutuhkan pulsa secepatnya tidak perlu mencari jauh-jauh. Karena hal-hal tersebut saya ingin membuka usaha menjual pulsa dan gas 3kg karena kebutuhan ini memang sangat diperlukan oleh orang banyak terutama mereka yang tinggal dilingkungan tempat tinggal saya.